Samarinda, VIDETIMES.com — Perkembangan olahraga futsal di Kalimantan Timur terus menunjukkan tren positif. Asosiasi Futsal Provinsi Kalimantan Timur (AFKTI) menilai sistem pembinaan yang dijalankan selama ini mulai membuahkan hasil dan menempatkan Kaltim sebagai salah satu daerah yang diperhitungkan di kancah nasional.
Ketua AFKTI Kalimantan Timur, Adnan Faridhan, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja berkelanjutan dari berbagai pihak yang konsisten membangun futsal sejak usia dini hingga tingkat perguruan tinggi. Menurutnya, pembinaan berjenjang menjadi kunci utama lahirnya atlet-atlet berprestasi.
“Futsal Kaltim dibangun dengan perencanaan jangka panjang. Saat ini hasilnya mulai terlihat, baik dari prestasi maupun kualitas pemain,” ujar Adnan yang juga anggota Komisi I DPRD Samarinda, saat ditemui di Kantor DPRD Samarinda, Rabu.
Ia menuturkan, sejumlah capaian strategis telah dicatatkan futsal Kaltim dalam beberapa tahun terakhir. Di antaranya raihan medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) serta prestasi tingkat pelajar. Pada 2024, SMK Medika sukses mencatatkan sejarah dengan
meraih dua gelar juara nasional.
Prestasi tersebut berlanjut pada 2025, ketika perwakilan Kalimantan Timur dari sektor perguruan tinggi kembali tampil sebagai juara nasional. Capaian ini dinilai memperkuat efektivitas sistem pembinaan yang diterapkan AFKTI secara konsisten.
“Regenerasi berjalan baik. Setiap jenjang pembinaan saling terhubung dan menghasilkan atlet yang siap bersaing,” jelasnya.
Kabar baik juga datang dari level nasional. Dua pemain futsal asal Kalimantan Timur saat ini masuk dalam seleksi awal tim nasional dan tengah menunggu keputusan akhir untuk bergabung dalam skuad utama.
“Kami berharap mereka bisa lolos seleksi dan membawa nama Kalimantan Timur di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, Kalimantan Timur melalui Kota Samarinda akan menjadi tuan rumah Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 7 Desember dan akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Kaltim.
BK Porprov tersebut akan menjadi penentu tim yang berhak berlaga pada Porprov 2026 yang direncanakan digelar di Gurukot. AFKTI berharap ajang ini menjadi wadah evaluasi sekaligus pencarian bibit unggul futsal daerah.









