SAMARINDA,VIDETIMES.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dari Fraksi Golkar, Budianto Bulang, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Acara tersebut berlangsung di Desa Long Lees, Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pada Minggu (21/8/2025) sore.
Sosialisasi ini dihadiri puluhan warga, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Suasana kegiatan berlangsung khidmat sekaligus komunikatif, sehingga pesan yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami masyarakat.
Dalam sambutannya, Budianto menegaskan bahwa ketahanan keluarga menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah. Menurutnya, jika keluarga kuat, maka masyarakat dan daerah juga akan semakin tangguh.
“Perda ini hadir untuk memastikan setiap keluarga di Kaltim memperoleh perlindungan, pembinaan, dan dukungan yang memadai. Jangan sampai hanya berhenti sebagai dokumen, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk program nyata yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Budianto.
Sebagai narasumber, Muhammad Hasbi menjelaskan bahwa Perda tersebut mencakup berbagai program strategis untuk memperkuat fungsi keluarga. Mulai dari aspek pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan anak.
“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Dengan Perda ini, pemerintah daerah berkewajiban memastikan pembinaan keluarga berjalan optimal,” jelasnya.
Narasumber lainnya, Akhmad Hasan, menambahkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam implementasi Perda di tingkat desa.
“Peraturan ini tidak akan efektif tanpa partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah, tokoh desa, dan warga harus bersinergi membangun ketahanan keluarga,” ujarnya.
Acara tersebut juga menghadirkan sesi tanya jawab yang interaktif. Warga berkesempatan menyampaikan aspirasi dan masukan terkait program pembinaan keluarga, sehingga diskusi menjadi lebih hidup dan bermanfaat.
Melalui kegiatan ini, Budianto Bulang berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dan peran aktif warga semakin nyata dalam membangun keluarga yang tangguh, mandiri, dan sejahtera di Kaltim. (Irf)









