Tenggarong – Semarak perayaan HUT ke-55 Kelurahan Maluhu, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), diramaikan dengan pembukaan Turnamen Maluhu Esport yang digelar Karang Taruna Maluhu. Acara ini sukses mencuri perhatian ratusan pemuda dari berbagai kecamatan, menghadirkan suasana penuh semangat dan kompetisi. Dengan hampir 300 peserta yang turut berpartisipasi, turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa esports kini telah menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda.
Kegiatan Turnamen Maluhu Esport ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mendapat pujian dari Ketua Umum Esport Indonesia (ESI) Kukar, Edy Fahruddin. Ia hadir langsung dan memuji kerja keras panitia dalam menyelenggarakan acara yang begitu meriah. “Saya bangga melihat semangat pemuda Maluhu. Ini adalah langkah besar untuk memajukan ekosistem esports di tingkat kelurahan,” katanya dengan antusias.
Peserta turnamen datang dari berbagai penjuru Kukar, termasuk Kota Bangun, Muara Badak, hingga kecamatan terpencil lainnya. Antusiasme mereka menunjukkan betapa besarnya potensi esports sebagai cabang olahraga prestasi. Edy menjelaskan, acara ini menjadi bagian dari persiapan seleksi atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2026. “Kami sedang memetakan bakat-bakat muda dari 20 kecamatan untuk mewakili Kukar di tingkat provinsi, bahkan nasional,” ujarnya.
Namun, Edy juga menyoroti tantangan dalam pembinaan atlet esports. Ia menekankan pentingnya fasilitas yang memadai dan latihan yang konsisten. “Tanpa latihan rutin, kemampuan atlet bisa menurun. Kami sudah mengusulkan ruang latihan khusus ke Bupati, dan saat ini fasilitas di Velodrome Dispora bisa dimanfaatkan,” tambahnya. Selain itu, ia menegaskan bahwa perangkat dengan spesifikasi tinggi sangat dibutuhkan untuk mendukung performa maksimal dalam kompetisi.
Turnamen Maluhu Esport juga menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi antara kelurahan, kecamatan, dan pemerintah kabupaten. Edy optimistis, dengan dukungan semua pihak, ekosistem esports di Kukar akan terus berkembang. “Kami butuh kerja sama yang kuat. Dengan semangat pemuda dan dukungan pemerintah, Kukar bisa berbicara banyak di kancah nasional,” katanya penuh harap.
Acara ini ditutup dengan sorak sorai peserta yang pulang dengan semangat baru. Turnamen ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berprestasi melalui esports. Dengan langkah awal yang kuat di Maluhu, masa depan esports Kukar tampak semakin cerah.








