
Kutai Timur — Anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Demokrat, Yusri Yusuf, menyampaikan bahwa sejumlah proyek strategis dalam RPJMD telah resmi masuk ke dalam daftar usulan Multiyears Contract (MYC) yang diajukan pemerintah daerah.
Ia menilai bahwa seluruh elemen masyarakat perlu berkontribusi dalam mengawal pelaksanaannya agar manfaat pembangunan dirasakan secara merata.
Dalam rapat bersama Pemkab Kutim, pemerintah mengajukan 32 paket pekerjaan multiyears yang akan dilaksanakan dalam tiga tahun anggaran mendatang.
Yusri menilai usulan tersebut cukup komprehensif dan mencakup wilayah luas di Kutai Timur.
“Beberapa program dalam RPJMD juga telah masuk dalam usulan multiyears kali ini,” kata Yusri.
Ia kemudian memaparkan sejumlah proyek yang berada di wilayah Dapil 2, antara lain pembangunan jalan tembus dari simpang Muara Bengalon menuju Muara Bengalon, serta peningkatan jalan poros Rantau Pulung.
Menurutnya, kedua jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat dan telah lama diusulkan warga.
“Dua jalur itu sangat penting bagi masyarakat karena menjadi penghubung utama di wilayah tersebut,” ujarnya.
Selain itu, Yusri juga menyoroti pembangunan Ring Road yang nantinya akan berfungsi sebagai jalur alternatif bagi kendaraan bermuatan berat dari poros Bontang menuju Sangatta.
Ia menilai keberadaan Ring Road akan mengurangi tingkat kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
“Ring Road akan menjadi jalur pengalihan dari poros utama sehingga kepadatan dan risiko kecelakaan bisa ditekan,” jelasnya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa banyaknya usulan dalam MYC membutuhkan peran aktif semua pihak dalam hal pengawasan.
Menurutnya, proyek multiyears memiliki risiko jika tidak dikawal dengan baik karena pelaksanaannya berlangsung lebih dari satu tahun anggaran.
“Kita harus sama-sama mengawal agar usulan ini terlaksana dengan cepat dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa DPRD dan pemerintah daerah harus bersinergi dalam menentukan prioritas, memastikan kualitas pembangunan, serta menghindari potensi keterlambatan pekerjaan.
Menurutnya, keberhasilan MYC akan sangat bergantung pada komitmen semua pihak dalam menjalankan perannya.
Yusri berharap seluruh program yang telah diusulkan dapat direalisasikan sesuai target waktu dan membawa dampak positif bagi masyarakat Kutai Timur.
Ia menilai bahwa pembangunan infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik di berbagai sektor.
Dengan pengawasan bersama, pembangunan melalui MYC diyakini dapat berjalan optimal dan memperkuat konektivitas di Kutai Timur. (ADV)









