
VIDETIMES – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur terus mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri melalui berbagai pelatihan dan program wirausaha.
Kadispora Basuki Isnawan menyebut, pemberdayaan pemuda lewat kewirausahaan menjadi salah satu program prioritasnya.
“Kita ingin anak-anak muda mulai belajar mandiri dan berwirausaha. Supaya mereka bisa bangkit dengan usahanya sendiri, tidak selalu bergantung pada orang lain,” ujar Basuki, Sabtu (29/11/2025).
Menurutnya, banyak pelatihan wirausaha yang telah dilakukan dalam dua tahun terakhir. Program tersebut menyasar pemuda pemula hingga pengusaha muda yang ingin mengembangkan bisnisnya.
“Tahun lalu kita banyak melaksanakan pelatihan, baik untuk wirausaha pemula maupun lanjutan. Sekarang kami sedang melakukan monitoring dan evaluasi hasilnya,” jelasnya.
Pihaknya telah memiliki data para peserta pelatihan dan terus memantau perkembangan usaha mereka. Selain itu, Dispora juga berupaya memfasilitasi komunikasi antara pelaku usaha muda dengan pihak perusahaan besar di Kutim.
“Kami sering berkoordinasi dengan perusahaan seperti PT KPC dan PT Utama, juga dengan dinas lain seperti Koperasi dan Perindustrian. Tujuannya agar mereka bisa membantu mengembangkan usaha pemuda,” kata Basuki.
Program ini, menurutnya, bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga pembinaan berkelanjutan. Dispora mendorong agar para pemuda terus berinovasi dan berani membuka lapangan kerja baru.
“Kami ingin anak muda punya semangat kewirausahaan yang kuat. Jangan takut gagal, karena dari kegagalan itulah muncul pengalaman,” ujarnya.
Basuki juga menegaskan, pemerintah daerah siap menjadi mitra bagi pemuda yang ingin berkembang.
“Kami bantu dari sisi pelatihan dan pembinaan mental, sementara untuk permodalan bisa dikolaborasikan dengan instansi terkait,” tambahnya.
Ia optimistis, jika pemuda Kutim memiliki semangat mandiri dan kreatif, maka sektor ekonomi lokal akan semakin berkembang.
“Ketika banyak pemuda berwirausaha, ekonomi rakyat akan bergerak. Ini juga mendukung visi Bupati Kutim untuk kemandirian ekonomi daerah,” tegasnya.
Basuki berharap agar para pemuda tidak cepat puas dan terus belajar dari setiap proses.
“Yang penting jangan berhenti berkarya. Karena masa depan Kutim ada di tangan anak-anak muda yang berani berbuat,” pungkasnya. (K/AdvKominfo)









