
Kutai Timur – Akhmad Sulaeman, politisi Demokrat sekaligus anggota DPRD Kutai Timur, menegaskan bahwa berbagai usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat melalui musrenbang mulai mendapatkan respons positif dari pemerintah daerah.
Namun, ia menekankan bahwa kesiapan anggaran tetap menjadi faktor penentu utama dalam pengakomodasian seluruh aspirasi tersebut.
“Pertimbangan pemerintah selalu kembali pada ketersediaan anggaran,dan bberapa usulan yang kami ajukan akhirnya dapat masuk ke anggaran murni,”ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa aspirasi tersebut bukan hal baru, melainkan kebutuhan masyarakat yang telah berulang kali disampaikan melalui berbagai forum resmi.
Banyak dari usulan itu, terutama yang menyangkut infrastruktur dasar, sudah lama menunggu untuk direalisasikan.
“Sebagian besar usulan ini merupakan hasil musrenbang dan sudah diajukan berkali-kali,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, menurut Sulaeman, mulai menunjukkan kesiapan untuk menerima usulan-usulan tersebut dalam skema pembangunan jangka panjang atau multiyears.
Meski demikian, ia belum dapat memberikan kepastian terkait waktu pelaksanaannya karena masih harus menunggu keputusan final mengenai alokasi anggaran.
“Pemerintah tampaknya siap memasukkan usulan itu dalam rencana multiyears, tetapi soal kapan dapat direalisasikan, kami belum dapat memastikan,”tegasnya.
Sulaeman berharap pemerintah dapat menjaga konsistensi terhadap program yang telah disetujui sehingga kebutuhan pembangunan di wilayah tertinggal dapat segera ditangani.
Ia menilai bahwa beberapa kecamatan masih mengalami ketimpangan fasilitas dasar yang membutuhkan perhatian segera, mulai dari akses jalan hingga ketersediaan layanan publik.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus memastikan aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian dalam proses perencanaan pembangunan daerah. (ADV)









