
VIDETIMES – Pesona wisata bahari Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin memikat dengan ditemukannya atraksi baru yang menakjubkan. Kawanan Hiu Tutul (Whale Shark), yang selama ini identik dengan perairan Derawan atau Berau, kini dipastikan juga menghuni perairan Kutim.
Hal ini diungkapkan secara antusias oleh Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Nurullah, saat membuka pelatihan promosi digital di Hotel Victoria, Sangatta, Senin (24/11/2025).
Nurullah membagikan pengalaman pribadinya akhir pekan lalu saat menjajal langsung berenang bersama raksasa laut yang baru ditemukan beberapa bulan terakhir oleh pemuda setempat tersebut.
Ia mengaku takjub karena potensi wisata unggulan ini kini ada di wilayahnya sendiri. “Loh dulu adanya di Maratua, di Berau. Nah, sekarang ini ada di ternyata ada dua di Kutai Timur gitu ya,” ungkap Nurullah.
Menurutnya, lokasi penemuan ini berjarak sekitar 45 menit perjalanan laut dari Pulau Miang. Ukuran hiu yang ditemui pun terbilang fantastis. “Hiu tutulnya ya mungkin ada 7 meter 8 meter. Cukup besar. Mulutnya badan kita bisa masuk gitu ya, tapi itu unik,” bebernya.
Meskipun berukuran raksasa di kedalaman laut mencapai 100 meter, Nurullah memastikan jenis hiu bercorak tutul ini jinak. Ia bahkan sempat menghabiskan waktu hampir 4 jam di air dan merasakan sensasi tersentuh ekor hiu tersebut.
”Ternyata dia ingin mau main-main gitu ya. Akhirnya kita menyatu berenang. Jadi main-main gitu. Jadi luar biasa ya,” tuturnya.
Kendati demikian, Nurullah mengingatkan calon wisatawan bahwa atraksi alam liar ini tidak selalu bisa diprediksi.
”Kemudian dari Pulau naik Manggala itu ada 45 menit ya sampai baru ketemu ikan hiu. Tapi kadang-kadang orang enggak ketemu juga ya. Untung-untungan,” pungkasnya. (K/AdvKominfo)









