
Kutai Timur – Menjelang masa reses, anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Demokrat, Akhmad Sulaeman, memastikan akan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di dua desa terjauh di Kecamatan Sandaran, yakni Desa Tanjung Mangkaliat dan Desa Sandaran.
Kedua desa tersebut selama ini dikenal memiliki kondisi infrastruktur yang memerlukan perhatian serius.
“Dalam agenda reses mendatang, saya berencana mengunjungi dua desa yang lokasinya paling jauh, yakni Tanjung Mangkaliat dan Sandaran,”ujarnya.
Ia mengakui bahwa akses jalan menuju dua desa tersebut masih terputus dan belum dapat dilalui dengan optimal.
Meskipun demikian, keberadaan jalan perusahaan sedikit membantu mobilitas masyarakat sehari-hari.
Berdasarkan laporan para kepala desa, hubungan antara perusahaan dan masyarakat sejauh ini berjalan baik.
“Jalan utama memang masih terputus, namun masyarakat masih bisa memanfaatkan jalan perusahaan sebagai alternatif,” kata Sulaiman.
Selain itu, ia mengapresiasi kontribusi perusahaan terhadap masyarakat karena sejumlah kebutuhan warga disebut telah dibantu melalui berbagai program.
Hal ini diperkuat dengan laporan positif yang ia terima dari para kepala desa di wilayah tersebut.
“Laporan yang disampaikan kepala desa cukup baik,” ungkapnya.
Melalui reses ini, Sulaeman berharap dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi lapangan, termasuk berbagai kendala yang selama ini tidak dapat dipantau secara langsung.
Menurutnya, aspirasi masyarakat wilayah pesisir harus benar-benar diperjuangkan mengingat posisinya yang selama ini sering terabaikan dalam prioritas pembangunan.
Ia menegaskan bahwa kunjungan langsung menjadi penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat diperjuangkan dalam penyusunan program pembangunan berikutnya. (ADV)









