
VIDETIMES – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menyoroti kondisi sektor perikanan daerah yang hingga kini belum menunjukkan geliat signifikan. Menurutnya, minat masyarakat terhadap usaha perikanan masih rendah karena faktor ekonomi yang membuat usaha ini hanya dijadikan pilihan sampingan.
Ia menjelaskan, masyarakat Kutim lebih tertarik pada usaha perkebunan kelapa sawit maupun bekerja sebagai karyawan perusahaan yang dianggap lebih menjanjikan secara pendapatan.
“Realitas di lapangan memang menunjukkan bahwa perikanan belum menjadi usaha utama. Banyak warga yang menjadikannya usaha tambahan saja,” ujar Mahyunadi, Minggu (30/11/2025).
Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dilepaskan dari perbandingan hasil yang jauh lebih besar dari sektor sawit dibandingkan perikanan air tawar.
Mahyunadi menilai, rendahnya daya tarik terhadap sektor perikanan bukan semata persoalan minat, tetapi juga berkaitan dengan tantangan teknis dan keterbatasan dukungan.
Kutai Timur tidak memiliki laut, sehingga pengembangan perikanan skala besar menjadi sulit. Bantuan alat pun terbatas karena penyesuaian kebutuhan teknis, sehingga pemerintah lebih banyak menyalurkan bantuan bibit sebagai langkah alternatif.Meski demikian, Mahyunadi menegaskan pemerintah tetap membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha perikanan secara serius.
“Kalau ada warga yang memang punya minat dan komitmen, tentu pemerintah akan membantu semaksimal mungkin,” jelasnya.
Namun ia menekankan bahwa pemerintah tidak bisa memaksakan masyarakat masuk ke sektor yang dianggap kurang menguntungkan.
Dirinya berharap, dalam jangka panjang sektor perikanan bisa berkembang seiring meningkatnya kreativitas, minat, serta pola usaha yang lebih modern.
Jika potensi ini digarap dengan baik dan terbukti mampu memberikan nilai ekonomi, bukan tidak mungkin perikanan menjadi sumber penghasilan alternatif bagi masyarakat Kutim. Mahyunadi menambahkan bahwa peluang tersebut akan terus dikaji melalui studi dan pola pengembangan yang lebih tepat sasaran.(K/AdvKominfo).









