SAMARINDA, VIDETIMES.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Budianto Bulang, melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Kelurahan Biduk-Biduk, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Minggu (7/12/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung komunikatif dengan kehadiran puluhan warga, tokoh adat, hingga perangkat kelurahan yang turut menyampaikan pandangan terkait kondisi ketahanan keluarga di lingkungan mereka.
Dalam sambutannya, Budianto Bulang menegaskan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi utama pembangunan sosial. Politisi Partai Golkar itu menilai bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan tenteram.
“Jika keluarga kokoh, maka daerah ikut kokoh. Perda ini menjadi pedoman agar setiap keluarga di Kaltim memperoleh pembinaan, perlindungan, serta dukungan yang memadai,” tegasnya.
Ia menambahkan, regulasi tersebut tidak boleh hanya berhenti sebagai aturan di atas kertas. Karena itu, ia meminta seluruh pemangku kepentingan—terutama di tingkat desa dan kelurahan—untuk menerjemahkan Perda menjadi program-program nyata yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebagai narasumber, Muhammad Hasbi Mo’a menjelaskan bahwa Perda ini mencakup strategi peningkatan kualitas keluarga dari berbagai aspek, seperti pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan terhadap anak.
“Keluarga adalah ruang pendidikan pertama dan paling penting. Karena itu, pemerintah daerah wajib memastikan program pembinaan keluarga berjalan optimal,” jelasnya.
Hasbi juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menyukseskan implementasi kebijakan tersebut.
“Regulasi ini tidak akan efektif jika hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi warga sangat menentukan agar ketahanan keluarga benar-benar terwujud di tingkat tapak,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, pria kelahiran Kaubun itu berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keluarga sebagai pondasi pembangunan sosial, sekaligus mendorong terwujudnya keluarga yang tangguh, harmonis, dan sejahtera di Kaltim.(*)









