
VIDETIMES – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berkomitmen menghadirkan fasilitas olahraga yang merata hingga ke kecamatan.
Kadispora Basuki Isnawan mengatakan, pembangunan sarana olahraga tidak boleh hanya terpusat di ibu kota kabupaten.
“Prinsip kami sederhana, olahraga itu hak semua warga. Karena itu, fasilitasnya juga harus hadir di seluruh kecamatan,” ujarnya, Jumat (14/11/2025)
Menurut Basuki, tahun-tahun sebelumnya Dispora telah membangun sejumlah fasilitas olahraga di berbagai wilayah. Contohnya, di kawasan menuju Samarinda hingga ke arah Teluk Pandan, kini mulai terlihat fasilitas lapangan dan sarana olahraga baru yang didukung pemerintah daerah.
“Kalau lewat arah Pandan banyak tuh, fasos olahraga yang kita dukung pembangunannya. Ini bukti pemerataan,” terangnya.
Basuki menjelaskan, pembangunan fasilitas olahraga tidak hanya menggunakan anggaran daerah, tetapi juga menggandeng pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kami aktif berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan di wilayah Kutai Timur agar mereka juga berkontribusi,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan pembangunan sarana olahraga. “Perusahaan punya tanggung jawab sosial. Kami ajak mereka untuk membantu masyarakat, dan banyak yang menyambut baik,” ujar Basuki.
Fasilitas olahraga yang memadai di tingkat kecamatan diyakini akan meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga sekaligus menemukan bibit atlet potensial.
“Kalau lapangan dan sarana lengkap, anak-anak muda akan lebih semangat berlatih. Dari sanalah muncul atlet-atlet baru,” tambahnya.
Basuki menekankan bahwa semangat olahraga tidak boleh hanya milik masyarakat kota. “Kita ingin suasana olahraga hidup di seluruh Kutai Timur. Dari pedesaan pun bisa lahir atlet hebat,” tegasnya.
Ia berharap, pembangunan fasilitas olahraga terus mendapat dukungan lintas sektor. “Kalau semua pihak mau terlibat, pembangunan akan lebih cepat,” katanya.
Menurut Basuki, Dispora akan terus memantau dan mengevaluasi fasilitas yang telah dibangun agar tetap terawat dan dimanfaatkan masyarakat.
“Kami ingin semua fasilitas benar-benar berfungsi, bukan sekadar berdiri,” pungkasnya. (K/Adv kominfo)









