SAMARINDA, VIDETIMES.com – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengungkapkan keterbatasan akan lapangan pekerjaaan di Kota Tepian (julukan Samarinda), berpotensi memicu persoalan sosial serius, termasuk meningkatnya tindak kriminal.
Kepada awak media, ia menjelaskan bahwa pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan ketersediaan pekerjaan telah menimbulkan tekanan sosial yang makin besar.
Pasalnya, jika kondisi ini dibiarkan maka sebagian warga dapat termotivasi untuk melakukan tindakan melanggar hukum dan norma.
“Pemerintah perlu menciptakan kondisi yang membuat orang tidak terdorong berbuat kejahatan, salah satunya dengan menyediakan lapangan kerja,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Novan bahkan mencontohkan, maraknya pencurian fasilitas umum, seperti kabel listrik dan tutup drainase, yang menurutnya sering diakibatkan oleh masalah ekonomi.
Karena itu, ia menekankan perlunya strategi yang lebih kuat, dalam membuka peluang kerja maupun usaha bagi masyarakat.
Lebih lanjut, kata dia, upaya menekan kriminalitas tidak cukup hanya dilihat dari angka kejadian, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dan masyarakat dalam mencegah potensi kejahatan sejak dini.
Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor dianggap sebagai kunci penanganan yang efektif.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dengan memberi peluang kerja atau ruang usaha bagi warga sekitar yang membutuhkan.
“Masyarakat bisa ikut membantu dengan memberi ruang usaha atau pekerjaan bagi yang menganggur,” katanya.
Diakhir ia optimis, dengan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat, Novan optimistis potensi kejahatan di Samarinda dapat ditekan sehingga kualitas hidup warga semakin meningkat.









