
VIDETIMES – Kecamatan Kaliorang kini menjadi sentra utama pengembangan pisang Kepok Grecek di Kabupaten Kutai Timur. Komoditas hortikultura unggulan ini dikembangkan secara intensif oleh para petani yang tergabung dalam sejumlah kelompok tani di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur, Wahyudi Noor, mengungkapkan bahwa di Desa Kaliorang terdapat satu hamparan lahan pisang seluas kurang lebih 270 hektare. Lahan tersebut dikelola oleh tiga kelompok tani aktif yang menjadi tulang punggung produksi pisang Kepok Grecek di Kutim.
“Di Kaliorang inilah pusat budidaya utama pisang Kepok Grecek. Para petani di sini sudah menanam dengan pola yang cukup teratur, sehingga produktivitasnya terus meningkat,” jelas Wahyudi, Jumat (21/11/2025)
Selain Kaliorang, budidaya pisang Kepok Grecek juga dikembangkan di beberapa wilayah penyangga, seperti Desa Bukit Makmur, Selangkau, dan Bukit Harapan. Desa Bukit Harapan bahkan dikenal sebagai tempat asal atau rumpun induk pisang Kepok Grecek yang kini menjadi varietas unggulan daerah.
Wahyudi menambahkan, pemerintah daerah terus melakukan pembinaan terhadap kelompok tani, mulai dari penyediaan bibit unggul, sarana produksi, hingga pendampingan teknis budidaya. Upaya ini dilakukan agar hasil panen memiliki kualitas ekspor dan dapat memenuhi permintaan pasar, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kami ingin para petani bisa terus menjaga kualitas dan keberlanjutan produksinya, karena permintaan dari pasar domestik maupun ekspor cukup besar,” ujarnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan semangat petani, Kaliorang diharapkan terus menjadi ikon pertanian hortikultura Kutai Timur, khususnya dalam pengembangan pisang Kepok Grecek yang kini mulai dikenal luas di tingkat nasional. (K/AdvKominfo)









