
VIDETIMES – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis hilirisasi sumber daya alam. Upaya ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Kutim untuk mengoptimalkan potensi daerah dan menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan besar, baik nasional maupun internasional, telah menyatakan minat untuk menanamkan modal di wilayahnya. Nilai investasi yang tengah dijajaki bahkan mencapai puluhan triliun rupiah, menandakan kepercayaan tinggi investor terhadap potensi Kutim sebagai pusat industri baru di Kalimantan Timur.
‘’Alhamdulillah kita terus berjuang ya. Bahkan ini ada keinginan perusahaan besar dengan investasi sekitar, saya lupa, enam atau berapa gitu. Itu ingin menyewa lahan sama dua tahun,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Ia menjelaskan, saat ini pemerintah daerah masih melakukan kajian mendalam terkait pola kerja sama penyewaan lahan dengan jangka waktu panjang. Tujuannya agar semua proses sesuai dengan ketentuan hukum, menjaga keberlanjutan lingkungan, dan memberikan manfaat ekonomi yang berimbang.
‘’Nah, ini yang harus saya pelajari karena kita kan menyewakan lahan itu bukan dalam jangka pendek, ini jangka panjang,” jelasnya.
Menurut Ardiansyah, kehadiran investasi besar di sektor hilirisasi akan membuka peluang ekonomi baru, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah dalam menghadapi transisi ekonomi pasca tambang.
“Ini sedang kita pelajari dulu, ya, sedang kita pelajari,” tegasnya.
Ia menambahkan, hilirisasi akan menjadi arah baru pembangunan ekonomi Kutim yang berkelanjutan. Pemerintah juga membuka komunikasi aktif dengan calon investor untuk memastikan kesesuaian dengan tata ruang, rencana pembangunan daerah, serta prinsip keberlanjutan.
“Yang penting semua berjalan sesuai aturan dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(Adv/Kominfo)









