
VIDETIMES – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kutai Timur, Ayub, mengungkapkan rencana strategis instansinya untuk membuka akses koleksi arsip foto daerah bagi publik pada tahun depan.
Wacana ini disampaikan Ayub sebagai respons atas pertanyaan awak media mengenai aksesibilitas dokumentasi sejarah daerah usai kegiatan sosialisasi kearsipan baru-baru ini.
Ayub menegaskan bahwa arsip foto memiliki nilai vital sebagai identitas visual Kutai Timur. Koleksi tersebut merekam berbagai momentum krusial, mulai dari sejarah pemerintahan, progres pembangunan, hingga dinamika budaya masyarakat.
Kendati saat ini akses publik masih terbatas akibat proses kurasi dan penataan yang sedang berlangsung, Ayub optimistis perbaikan layanan akan terwujud tahun depan.
”Nanti tahun depan mudah-mudahan kami berharap lebih baik lagi,” ujar Ayub.
Ia meyakini keterbukaan akses arsip ini akan membawa dampak positif yang luas, baik untuk kepentingan pendidikan, penelitian sejarah, hingga menjadi sumber bagi pengembangan konten kreatif lokal.
Lebih jauh, Ayub memiliki visi agar tata kelola arsip yang baik tidak hanya berhenti di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
” budaya sadar arsip dapat menjalar hingga ke level kecamatan, pemerintah desa, bahkan menjadi kebiasaan dalam lingkup keluarga,” ungkapnya.
Dengan dukungan penuh dari Bupati Kutim, program ini diharapkan menjadikan sejarah bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan panduan terstruktur bagi masyarakat dalam menatap masa depan daerah.(AdvKominfo)









