SAMARINDA, VIDETIMES.com – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengimbau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda untuk lebih aktif melakukan upaya mitigasi bencana di tingkat kecamatan.
Hal ini disampaikannya usai rapat kerja dengan BPBD, sebagai respons atas tingginya potensi bencana di sejumlah wilayah kota. Menurut Deni, langkah pencegahan harus dimulai dari struktur paling bawah agar tercipta kecamatan yang tangguh dalam menghadapi bencana.
“Terpenting adalah BPBD harus sering terjun langsung ke lapangan, memberikan pembekalan penanggulangan bencana di setiap daerah per kecamatan, sehingga tercipta kecamatan tangguh bencana,” ujar Deni (27/7/2025).
Ia menekankan bahwa bencana tidak bisa diprediksi, baik dari sisi waktu maupun lokasi. Karena itu, setiap wilayah harus dibekali dengan kemampuan dan peralatan yang memadai untuk menghadapi kemungkinan terburuk.
Deni juga menyoroti minimnya fasilitas penanggulangan bencana di sebagian besar dari 10 kecamatan di Samarinda. Hal ini menurutnya harus menjadi perhatian bersama agar tidak terjadi ketimpangan kesiapsiagaan di tiap daerah.
“Kita semua juga tahu dari 10 kecamatan, tidak semua memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Makanya perlu kita evaluasi,” lanjutnya.
Ia pun menegaskan bahwa upaya mitigasi tidak akan berjalan maksimal jika tidak ditopang dengan perencanaan yang baik serta dukungan anggaran yang memadai.
“Ini salah satu program untuk memperkuat kesiapsiagaan di masing-masing kecamatan. Tapi perlu didukung anggaran yang cukup agar tidak hanya jadi program di atas kertas,” paparnya.
Terakhir, Deni menegaskan bahwa pencegahan bencana di Samarinda harus menjadi prioritas utama, mengingat kota ini kerap dilanda banjir dan longsor. Menurutnya, seluruh siklus penanganan — mulai dari pra-bencana, saat kejadian, hingga pascabencana — harus dirancang secara sistematis dan berkelanjutan.
“Sudah banyak kejadian hingga memakan korban. Artinya, tidak hanya saat terjadi saja, tapi seluruh rangkaian penanganan ini harus kita pikirkan bersama,” tutupnya. (Adv/DPRD Samarinda)









