
VIDETIMES – Kecamatan Sangatta Utara terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan produktif melalui inovasi unggulan bertajuk “Kampung Beragam”, sebuah program yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah, menyebut program ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan yang selama ini menjadi tantangan terbesar di wilayah perkotaan. “Kampung Beragam ini adalah program inovasi yang sudah kami jalankan sejak tiga tahun lalu,” ujar Hasdiah, Jumat (28/11/2025)
Ia menjelaskan bahwa program tersebut berbasis pada tiga pilar utama, yaitu persampahan, keamanan, dan ketahanan pangan. Ketiganya dirumuskan dalam satu konsep terpadu yang diberi nama Kampung Bersih, Aman, dan Giat Menanam.
Menurut Hasdiah, latar belakang lahirnya program ini berawal dari kondisi memprihatinkan terkait sampah yang sering menumpuk di sekitar trotoar kota.
“Kita sebagai ibu kota kabupaten tentu melihat pemandangan sampah berserakan itu sangat miris,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Sangatta Utara merupakan jalur lintasan antarprovinsi, sehingga kebersihan kota menjadi wajah Kutai Timur. Melalui Kampung Beragam, pemerintah kecamatan mendorong pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Hasdiah menerangkan bahwa pengelolaan sampah berbasis keluarga menjadi kunci untuk mengurangi penumpukan sampah di luar.
“Sumber sampah itu rumah tangga. Kami berharap pemilahannya bisa dilakukan dari rumah, sehingga ada manfaat yang didapat masyarakat,” ungkapnya.
Program ini menekankan pemanfaatan sampah organik menjadi kompos, sementara sampah anorganik diarahkan untuk dijual ke bank sampah. Selain itu, sampah tertentu juga dapat diolah menjadi produk kreatif. “Yang organik bisa dijadikan kompos, yang anorganik bisa dijual atau dibuat kerajinan,” jelasnya. (K/AdvKominfo)









