
Kutai Timur – Menjelang HUT ke-26 Kutai Timur, Anggota DPRD Kutim dari PKS, Ardiyansyah, menegaskan bahwa anggaran daerah sebesar Rp9,8 triliun harus dimaksimalkan untuk program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menyebut anggaran besar tidak akan berdampak apa pun jika OPD tidak menjalankan program sesuai visi-misi kepala daerah.
“Harapan kami tentu bagaimana anggaran daerah dapat dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat, khususnya oleh OPD yang terkait langsung dengan pelayanan publik,” ujarnya.
Ardiyansyah mengingatkan agar setiap OPD tidak membuat kegiatan yang keluar dari arah pembangunan daerah.
Menurutnya, masih banyak ditemukan kegiatan yang tidak relevan.
“Jangan sampai muncul kegiatan yang tidak berkaitan dengan visi-misi Bupati. Itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.
Ia pun menyoroti lemahnya koordinasi antarlembaga, terutama terkait laporan keuangan dan pelaksanaan program.
Beberapa OPD mengaku tidak memiliki anggaran, namun kegiatan tetap berjalan, yang menurutnya menunjukkan adanya inkonsistensi data.
“Banyak dinas menyampaikan bahwa anggaran tidak ada, namun ketika kita cek, kegiatan sudah ada. Ini menunjukkan lemahnya koordinasi,” paparnya.
Ia berharap momentum HUT Kutim menjadi ajang refleksi untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.
Transparansi, sinkronisasi program, serta ketepatan penggunaan anggaran disebut sebagai kunci perbaikan.
Ardiyansyah menilai bahwa anggaran besar harus diikuti dengan pertanggungjawaban yang jelas, bukan hanya laporan administratif.
Ia juga mendorong pentingnya evaluasi rutin pada setiap OPD agar pembangunan lebih terarah.
Menurutnya, masyarakat berhak merasakan manfaat nyata dari program pemerintah.
Karena itu, ia meminta seluruh OPD bekerja lebih responsif dan tidak membuat kegiatan sekadar menggugurkan kewajiban.
Ardiyansyah menutup dengan ajakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kesejahteraan warga.
“Momentum ini harus menjadi pengingat agar pembangunan berjalan terarah, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (ADV)









