• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Login
Vide Times
Advertisement
  • Home
  • Advetorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Kutai Timur
    • Diskominfo Kutai Timur
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Peristiwa & Kriminal
  • Lainnya
    • Opini
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Advetorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Kutai Timur
    • Diskominfo Kutai Timur
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Peristiwa & Kriminal
  • Lainnya
    • Opini
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Teknologi
No Result
View All Result
Vide Times
No Result
View All Result
Home Advetorial

Akbar Tanjung Minta Dibentuk Tim Pengawas Program 250 Juta per RT

“Agar Pembangunan Benar-Benar Sesuai Harapan Warga”

AdminWeb by AdminWeb
25 November 2025
in Advetorial, DPRD Kutai Timur, Politik
0
Akbar Tanjung Minta Dibentuk Tim Pengawas Program 250 Juta per RT
393
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SANGATTA — Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kutai Timur, Akbar Tanjung, mendorong pemerintah daerah untuk membentuk Tim Pengawas Khusus di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemas) guna memastikan pelaksanaan Program Rp250 juta per RT berjalan maksimal dan tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Akbar dalam Penyampaian Pandangan Umum (PU) Fraksi Keadilan Sejahtera terhadap Agenda Paripurna RAPBD Kutai Timur Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, program 250 juta per RT merupakan salah satu kebijakan strategis yang sangat dinantikan masyarakat karena memberi ruang bagi warga untuk menentukan sendiri prioritas pembangunan di lingkungan mereka. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada mekanisme pengawasan yang kuat.

“Fraksi PKS meminta agar pemerintah melalui Dispemas membentuk Tim Pengawas yang benar-benar aktif mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan. Kita ingin program 250 juta per RT ini tidak hanya terserap, tetapi juga tepat guna dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Akbar.

Akbar menegaskan bahwa tim pengawas bukan dimaksudkan untuk membatasi kreativitas warga dalam bermusyawarah, tetapi untuk memastikan bahwa setiap RT menjalankan pembangunan sesuai aturan, kebutuhan, dan rencana yang telah disepakati bersama masyarakat.

Ia menyebut bahwa tanpa pengawasan yang baik, program sebesar ini rawan menghadapi kendala administratif, ketidaktepatan belanja, bahkan potensi penyimpangan.

“RT, kepala desa, dan masyarakat sudah sepakat melalui musyawarah, tetapi perlu ada pendampingan dan pengawasan teknis agar hasilnya maksimal. Fungsi tim pengawas adalah memastikan proses berjalan sesuai jalur, bukan untuk mempersulit,” tegasnya.

Akbar juga menyoroti pentingnya memberi pelatihan dan dukungan teknis bagi ketua RT, perangkat desa, serta kelompok kerja yang mengelola program tersebut. Menurutnya, kekuatan sistem pengawasan harus dibarengi dengan penguatan kapasitas pelaksana di lapangan.

“Kita ingin semua RT mampu mengelola anggaran dengan baik. Jika ada pendampingan yang benar, maka program ini bisa menjadi contoh keberhasilan pembangunan berbasis masyarakat,” katanya.

Dalam penyampaiannya, Akbar kembali menegaskan bahwa Fraksi PKS menyambut baik keberlanjutan program 250 juta per RT di RAPBD 2026. Ia menilai program ini adalah bentuk nyata pemerataan pembangunan yang langsung menyentuh lingkungan warga.

“Ini program yang sangat pro-rakyat. Karena itu, kita harus pastikan pelaksanaannya rapi, terukur, transparan, dan menghasilkan manfaat sebesar-besarnya,” ujarnya.

Akbar menutup penyampaiannya dengan menyerukan agar Pemkab Kutai Timur menjadikan penguatan pengawasan sebagai bagian penting dalam keberhasilan program.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa segera membentuk tim pengawas yang fokus, profesional, dan hadir di lapangan. Dengan pengawasan yang baik, program 250 juta per RT akan menjadi motor perubahan di lingkungan masyarakat,” tutupnya. (ADV)

Berita Sebelumnya

Kutim Dorong Hilirisasi Buah Lokal, Produksi Konsentrat Nanas Tanpa Bahan Kimia

Berita Selanjutnya

Garda Terdepan, 528 TPK Kutim Kawal 11 Ribu Keluarga Berisiko Stunting

AdminWeb

AdminWeb

Related Posts

NasDem Desak Transparansi dan Akurasi Data APBD 2026: Pertanyakan Kenaikan Anggaran Rp 868 Miliar
Advetorial

NasDem Desak Transparansi dan Akurasi Data APBD 2026: Pertanyakan Kenaikan Anggaran Rp 868 Miliar

by AdminWeb
27 November 2025
Fraksi NasDem Soroti Ketidakefektifan Pembahasan APBD 2026: Banyak Tahapan Terburu-Buru
Advetorial

Fraksi NasDem Soroti Ketidakefektifan Pembahasan APBD 2026: Banyak Tahapan Terburu-Buru

by AdminWeb
27 November 2025
PKS Minta Pemerintah Percepat Multiyears dan Tuntaskan Masalah Air Bersih, Listrik, serta Pengawasan Program RT
Advetorial

PKS Minta Pemerintah Percepat Multiyears dan Tuntaskan Masalah Air Bersih, Listrik, serta Pengawasan Program RT

by AdminWeb
27 November 2025
Fraksi PKS Dorong Efisiensi Belanja dan Pembenahan Layanan Dasar dalam RAPBD Kutim 2026
Advetorial

Fraksi PKS Dorong Efisiensi Belanja dan Pembenahan Layanan Dasar dalam RAPBD Kutim 2026

by AdminWeb
26 November 2025
Kunci Pembangunan Kutim Berkualitas: Ketua DPRD Jimmi Dorong Harmonisasi Banggar dan TAPD Bahas APBD 2026
Advetorial

Kunci Pembangunan Kutim Berkualitas: Ketua DPRD Jimmi Dorong Harmonisasi Banggar dan TAPD Bahas APBD 2026

by AdminWeb
26 November 2025
Berita Selanjutnya
Garda Terdepan, 528 TPK Kutim Kawal 11 Ribu Keluarga Berisiko Stunting

Garda Terdepan, 528 TPK Kutim Kawal 11 Ribu Keluarga Berisiko Stunting

Please login to join discussion

Terbaru

DBH Menurun, Faizal Usulkan Pemanfaatan Lahan Sitaan Satgas PKH untuk Tambahan Pendapatan Daerah

DBH Menurun, Faizal Usulkan Pemanfaatan Lahan Sitaan Satgas PKH untuk Tambahan Pendapatan Daerah

14 November 2025
Yusri Yusuf Sebut Ring Road dan Jalan Poros Masuk Usulan MYC

Yusri Yusuf Sebut Ring Road dan Jalan Poros Masuk Usulan MYC

19 November 2025
Aan Tegaskan Penanganan Banjir Tak Bisa Parsial, OPD Harus Duduk Bersama

Aan Tegaskan Penanganan Banjir Tak Bisa Parsial, OPD Harus Duduk Bersama

24 Juni 2025

Tags

Bupati Kukar Demokrasi Dispora Kukar DPRD Kutai Timur DPRD Samarinda Edi Damansyah Explore Bali Gerakan Etam Mengaji Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI GMNI Samarinda IKN Jurnalis Kaltim Kampus Kesehatan KNPI Kukar Kukar Idaman Kutai Kartanegara Kutai Timur Kutim Mahasiswa Market Stories Pandemic PDI Perjuangan Pemkab Kukar Pemuda Pemuda Kukar Pertamina Pilkada Ramadan Samarinda Sekda Kukar Silaturahmi Stay Home Tambang Tenggarong Tenggarong Seberang Terhangat United Stated Unmul Vaccine Work From Home Wuhan
Vide Times

Videtimes.com dipayungi PT VIDE DIGITAL NUSANTARA. Kumpulan berita terkini dan terupdate dengan slogan "TAMAN INFORMASI"

Link Navigasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

Berita Terbaru

  • Luruskan Mekanisme BKKD, Bupati Kutim: Dana di Desa, Program Milik RT
  • Bupati Kutim Jamin Program Pekerja Rentan dan Motor RT Tetap Prioritas
  • Perkuat Pondasi Peradaban, DPK Kutim Targetkan Budaya Arsip Tembus hingga Desa dan Keluarga

© 2024 Vide Times - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Advetorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Kutai Timur
    • Diskominfo Kutai Timur
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Peristiwa & Kriminal
  • Lainnya
    • Opini
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Teknologi

© 2024 Vide Times - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?