• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Login
Vide Times
Advertisement
  • Home
  • Advetorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Kutai Timur
    • Diskominfo Kutai Timur
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Peristiwa & Kriminal
  • Lainnya
    • Opini
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Advetorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Kutai Timur
    • Diskominfo Kutai Timur
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Peristiwa & Kriminal
  • Lainnya
    • Opini
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Teknologi
No Result
View All Result
Vide Times
No Result
View All Result
Home Advetorial DPRD Samarinda

Adnan Faridhan Soroti Maraknya Buzzer Anonim di Samarinda

AdminWeb by AdminWeb
22 Mei 2025
in DPRD Samarinda
0
Adnan Faridhan Soroti Maraknya Buzzer Anonim di Samarinda
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SAMARINDA, VIDETIMES.com – Ruang digital di Kota Tepian tengah diwarnai kemunculan akun-akun anonim yang aktif membela kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Namun, keberadaan akun-akun ini memicu kekhawatiran karena tak hanya memberi dukungan, tetapi juga dituding menyerang para pengkritik pemkot hingga melakukan tindakan penyebaran data pribadi atau doxing.

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Adnan Faridhan, menyoroti fenomena ini dan menyebut keberadaan para buzzer sebagai ancaman nyata terhadap kebebasan berekspresi. Ia mengibaratkan para buzzer sebagai “hantu digital” yang bisa muncul kapan saja dan menyerang siapa saja yang bersuara kritis.

“Buzzer itu semacam hantu ya. Kita tidak tahu wujudnya siapa, tapi dia bisa muncul di mana saja. Begitu ada kritik ke pemkot, langsung diserang balik pakai meme atau narasi yang menjatuhkan. Saya sendiri juga pernah kena,” ungkap Adnan.

Ia menilai pola serangan tersebut bukan bersifat acak, melainkan sistematis dan terstruktur. Sejumlah tokoh publik, seperti jurnalis King Tae, Awan dari Selasar.co, hingga sesama anggota dewan seperti Anhar, disebut menjadi sasaran serangan akun-akun anonim tersebut.

“Ini bukan kerja acak. Ada pola. Narasi tandingan dibangun secara cepat dan terkoordinasi untuk membungkam kritik,” tegas politisi dari Partai Golkar ini.

Yang lebih mengkhawatirkan, kata Adnan, adalah munculnya tindakan doxing oleh beberapa akun. Ia menyebut adanya laporan kebocoran data pribadi seperti KTP dan alamat rumah, yang dialami oleh pihak-pihak yang bersuara kritis terhadap kebijakan pemerintah.

“Kalau cuma diserang karena saya liburan ke luar negeri, saya enggak ambil pusing. Saya jalan-jalan pakai uang pribadi. Tapi kalau sudah menyebar KTP orang? Itu pelanggaran serius. Itu doxing, bisa dipidana,” ujarnya.

Adnan menegaskan bahwa praktik doxing melanggar hukum dan dapat dijerat melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia menolak alasan bahwa pelaku tidak dapat dilacak.

“UU ITE sudah jelas mengatur penyebaran data pribadi. Kalau pihak berwajib bilang pelaku tidak bisa dilacak, saya rasa itu tidak masuk akal. Di Jakarta saja buzzer yang menyerang institusi negara bisa ditangkap, bahkan diketahui dibayar ratusan juta,” tegasnya.

Ia mendesak Pemkot Samarinda agar tidak tinggal diam. Menurutnya, bantahan bahwa pemkot tidak mengelola atau membiayai buzzer belum cukup untuk meredam keresahan publik.

“Kalau memang pemkot tidak terlibat, tunjukkan sikap. Jangan hanya diam, karena diam bisa ditafsirkan sebagai pembiaran,” kata Adnan.

Lebih lanjut, ia menilai sulit membayangkan adanya gerakan yang begitu terorganisir tanpa pihak yang berkepentingan di baliknya.

“Kalau ada gerakan yang begitu sistematis tanpa kepentingan, ya itu omong kosong. Pertanyaannya: siapa yang gerakkan? Untuk apa? Ini harus dibuka terang-terangan,” pungkasnya.

Adnan menekankan pentingnya menjaga ruang digital yang sehat, terbuka, dan demokratis. Ia berharap semua pihak, termasuk aparat penegak hukum, bersikap tegas dan independen demi menjaga kebebasan berekspresi di era digital.

“Ini soal menjaga demokrasi, menjaga ruang publik yang sehat. Jangan sampai masyarakat takut bicara karena ada ancaman digital,” tutupnya. (Adv/DPRD Samarinda)

Tags: DPRD Samarinda
Berita Sebelumnya

Marak Dugaan Premanisme Berkedok Ormas, DPRD Samarinda Minta Penegakan Hukum Tegas

Berita Selanjutnya

Ketua DPRD Samarinda Ingatkan Etika Kritik: Demokrasi Bukan Ajang Saling Hujat

AdminWeb

AdminWeb

Related Posts

Pembinaan Futsal Kaltim Makin Solid, AFKTI Optimistis Bersaing di Level Nasional
DPRD Samarinda

Pembinaan Futsal Kaltim Makin Solid, AFKTI Optimistis Bersaing di Level Nasional

by AdminWeb
26 Desember 2025
DPRD Samarinda Dukung Efisiensi APBD 2026, Belanja Internal Ikut Disesuaikan
DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Dukung Efisiensi APBD 2026, Belanja Internal Ikut Disesuaikan

by AdminWeb
26 Desember 2025
Delapan Raperda Disahkan, Empat Fraksi DPRD Samarinda Nyatakan Penolakan
DPRD Samarinda

Delapan Raperda Disahkan, Empat Fraksi DPRD Samarinda Nyatakan Penolakan

by AdminWeb
24 Desember 2025
Fraksi PDI Perjuangan Tolak Raperda Perumda Varia Niaga, Soroti Urgensi dan Kinerja Perusahaan
DPRD Samarinda

Fraksi PDI Perjuangan Tolak Raperda Perumda Varia Niaga, Soroti Urgensi dan Kinerja Perusahaan

by AdminWeb
24 Desember 2025
Komisi II DPRD Samarinda Kebuti Ranperda Usaha Mikro, Fokus Pemberdayaan dan Perlindungan UMKM
DPRD Samarinda

Komisi II DPRD Samarinda Kebuti Ranperda Usaha Mikro, Fokus Pemberdayaan dan Perlindungan UMKM

by AdminWeb
24 Desember 2025
Berita Selanjutnya
Ketua DPRD Samarinda Ingatkan Etika Kritik: Demokrasi Bukan Ajang Saling Hujat

Ketua DPRD Samarinda Ingatkan Etika Kritik: Demokrasi Bukan Ajang Saling Hujat

Terbaru

Hasna Tak Pernah Masuk Zoom, Tapi Tercatat Hadir: Golkar Minta Usut Tuntas

Hasna Tak Pernah Masuk Zoom, Tapi Tercatat Hadir: Golkar Minta Usut Tuntas

24 November 2025
Pendaftaran CPNS 2024 Capai Jutaan! Batas Waktu Diperpanjang, Ini Alasannya

Pendaftaran CPNS 2024 Capai Jutaan! Batas Waktu Diperpanjang, Ini Alasannya

8 September 2024
Ananda Emira Moeis Siap Bantu Warga yang Memiliki Sengketa Hukum

Ananda Emira Moeis Siap Bantu Warga yang Memiliki Sengketa Hukum

19 Juni 2024

Tags

Budianto Bulang Bupati Kukar Demokrasi Dispora Kukar DPD PDI Perjuangan Kaltim DPRD Kutai Timur DPRD Samarinda Edi Damansyah Explore Bali Gerakan Etam Mengaji Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI GMNI Samarinda IKN Kaltim Kampus KNPI Kukar Kukar Idaman Kutai Kartanegara Kutai Timur Kutim Mahasiswa Market Stories Pandemic PDI Perjuangan Pemkab Kukar Pemuda Pemuda Kukar Pertamina Pilkada Ramadan Samarinda Sekda Kukar Silaturahmi Stay Home Tambang Tenggarong Tenggarong Seberang Terhangat United Stated Unmul Vaccine Work From Home Wuhan
Vide Times

Videtimes.com dipayungi PT VIDE DIGITAL NUSANTARA. Kumpulan berita terkini dan terupdate dengan slogan "TAMAN INFORMASI"

Link Navigasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

Berita Terbaru

  • Komodo di Ujung Tanduk: Saat Konservasi Tumbang demi Ambisi Wisata Mewah
  • PDI Perjuangan Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ananda Emira: Demokrasi Rakyat Jangan Diganggu
  • Ricard Parera: Pilkada Lewat DPRD Bukan Efisiensi, tapi Kemunduran Demokrasi

© 2024 Vide Times - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Advetorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Kutai Timur
    • Diskominfo Kutai Timur
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Peristiwa & Kriminal
  • Lainnya
    • Opini
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Teknologi

© 2024 Vide Times - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?