Samarinda, VIDETIMES.com – Pagi di Kelurahan Loa Bakung tampak lebih ramai dari biasanya. Di halaman ribuan bibit pohon buah tersusun rapi, menunggu untuk dibawa pulang dan ditanam di pekarangan warga. Di tengah suasana itulah, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur sekaligus Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis, kembali melanjutkan gerakan Merawat Pertiwi, sebuah ikhtiar kecil yang ia yakini mampu memberi dampak besar bagi lingkungan.
Melalui gerakan bertajuk “Hijaukan Pertiwi, Tumbuhkan Sejuta Harapan”, Ananda menyerahkan 37.000 bibit pohon buah kepada masyarakat Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Senin (5/1/2025). Gerakan ini berangkat dari pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Bagi Ananda, pembagian bibit bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah kelanjutan dari rangkaian aksi lingkungan yang telah berjalan di berbagai titik di Samarinda.
“Di Samarinda Utara kami sudah menyalurkan sekitar 15.000 bibit buah, lalu di Kecamatan Palaran sebanyak 26.500 bibit. Alhamdulillah, di Sungai Kunjang ini jumlahnya paling banyak, mencapai 37.000 bibit buah,” ujar Ananda.
Ia mengingatkan, berbagai bencana alam yang terjadi belakangan ini menjadi sinyal kuat bahwa persoalan lingkungan tak bisa lagi dipandang sebelah mata.
“Kita melihat sendiri bagaimana deforestasi berdampak pada banjir dan longsor di beberapa daerah, seperti yang terjadi di Aceh dan Sumatra. Dari sini kita belajar, menjaga alam harus dimulai dari langkah yang nyata,” katanya.
Ananda menegaskan, penyerahan bibit ini merupakan ajakan untuk berkolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Ini bukan hanya soal membagikan bibit, tapi bagaimana kita sama-sama menanam, menjaga, dan merawatnya sampai berbuah. Kalau 37.000 bibit ini tumbuh dengan baik, manfaatnya akan dirasakan oleh banyak orang,” tuturnya.
Melalui gerakan Merawat Pertiwi, Ananda menargetkan dapat menyalurkan hingga 500 ribu bibit pohon di berbagai wilayah Kalimantan Timur. Bibit tersebut dapat ditanam di pekarangan rumah warga maupun kawasan hijau.
“Kalau semuanya bisa tertanam dan tumbuh, lingkungan kita tentu akan semakin baik. Saya titip ini kepada warga, mari kita rawat bersama,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Camat Sungai Kunjang, Dwi Siti Noorbayah. Ia menilai bantuan bibit ini sebagai investasi jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
“Mungkin hari ini kita belum merasakan hasilnya, tapi sepuluh tahun ke depan kita bisa menikmati manfaatnya. Saya berharap para RT bisa membagikan bibit ini kepada warganya, minimal satu rumah satu pohon,” katanya.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan DPRD Kaltim. Beragam bibit buah seperti durian, rambutan, dan kelengkeng yang dibagikan diharapkan dapat dirawat dengan baik.
““Mudah-mudahan semua bibit ini tumbuh dan nantinya bisa kita nikmati bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, menyatakan dukungannya terhadap gerakan Merawat Pertiwi yang dinilainya sejalan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan saat ini.
“Gerakan seperti ini sangat penting, karena menyentuh langsung masyarakat. Selain menjaga lingkungan, bibit buah ini juga bisa membantu ketahanan pangan keluarga dalam jangka panjang,” ujar Ronal.
Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Kalau warga ikut menanam dan merawat, hasilnya bukan hanya lingkungan yang lebih hijau, tapi juga rasa memiliki. Ini yang harus terus kita dorong,” pungkasnya. (Irf)









